Ahli Furniture

Bagaimana Cara Mengembangkan Usaha Dagang Kecil?

Cara Mengembangkan Usaha Dagang Kecil sering menjadi pertanyaan yang muncul ketika usaha kalian tidak berkembang. Berikut 3 tahapnya.
Bagaimana Cara Mengembangkan Usaha Dagang Kecil?

Mungkin Kalian Bertanya Bagaimana Cara Mengembangkan Usaha Dagang Kecil? Ketika Kalian merasa usaha dagang Kalian tidak menunjukan perkembangan.

Pada artikel sebelumnya Kami sudah memberikan 10 Cara Mudah Memulai Bisnis Online Untuk Pemula, sehingga Kami tidak akan menjawab pertanyaan ini secara terperinci.

Kami akan menjawab pertanyaan ini dengan memfokuskan persiapan-persiapan yang perlu Kalian lakukan untuk mengembangkan usaha dangan Kalian.

Dalam dunia bisnis terdapat 3 hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Apakah Kita Bisa Mengembangkan Produksi?
  2. Apakah Kita Bisa Mengembangkan Dalam Marketing dan Penjualan?
  3. Apakah Kita Bisa Mengirim Produk Kita Kekonsumen Ketika Kita Mulai Mengembangkan Bisnis?

Dan yang terpenting adalah Kita bisa melakukan itu dengan biaya yang sekecil mungkin, agar tidak terjadi kekurangan modal ketika Kita mulai mengembangkan usaha.

Apakah Kita Bisa Mengembangkan Produksi?

Bayangkan jika Kita berjualan kripik singkong. Lalu apa saja yang Kalian butuhkan untuk menjalankan bisnis singkong ini?

Tentu Kalian butuh staf, lalu Kalian butuh alat semisal kompor dan wajan, dan yang pasti Kalain butuh bahan baku yaitu singkong.

Lalu Kalian mulai membuat kripiknya dan mulai menawarkan ke sodara, teman dan tetangga Kalian. Ketika sudah mulai ada yang membeli kripik Kalian, lalu langkah apa yang Kalian lakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi? Tentu saja Kalian harus menambah bahan bakunya, yaitu singkong.

Lalu saat produk singkong Kalian disukai oleh teman Kalian dan teman Kalian memberitaukan teman lainnya dan permitaan singkong mulai bertambah, apakah Kalian perlu menambah staf? Tentu tidak, karena ini akan menambah biaya yang berkala.

Maka untuk menghindari itu, Kalian lebih baik membeli alat produksi terlebih dahulu, yaitu wajan dan kompor. Sehingga 1 staf Kalian bisa mengoprasikan 2 wajan dan kompor. Tentu ini akan menekan biaya berkala itu.

Lalu saat produk Kalian sudah mulai terkenal, saat inilah Kalian harus meningkatkan prosuksi cengan menambah staf dan alat produksi. Semisal menjadi 2 staf dengan mengoprasikan 4 wajan.

Saat orderan terus bertambah dan Kalian sudah mempunyai biaya cadangan, barulah Kalian bisa memulai mengganti alat manual dengan alat otomatis yang dapat memperbanyak produksi Kalian.

Dari contoh itu, tentu sangat penting jika Kalian memikirkan pengembangan produksi ketika Kalian sudah memulai terjun dalam bisnis.

Jadi Kalian tau bahwa Kalian siap menerima banyak orderan. Karena Kalian sudah mempunyai rencana, sehingga Kalian tidak akan menolak orderan, yang secara tidak langsung dapat merusak pengembangan merek produk Kita.

Apakah Kita Bisa Mengembangkan Dalam Marketing dan Penjualan?

Ketika Kalian baru memulai, mungkin tidak ada biaya untuk beriklan. Pada tahap ini Kalian bisa berjualan dengan menjual barang disekeliling rumah, saudara, teman, tetangga ataupun melalui sosial media dan marketplace. Dan cara itu tidak memerlukan biaya besar.

Saat produk Kalian sudah bisa diterima oleh orang sekitar Kalian, dan Kalian sudah mempunyai modal untuk beriklan dan promosi. Kalian sudah bisa memulai beriklan di google ads, sosial media ataupun marketplace.

Jika Kalian sudah pernah berlajar bisnis marketing, tentu Kalian akan mengerti cara beriklan dengan benar sehingga Kalian bisa menjangkau pasar lebih luas, bahkan seluruh Indonesia.

Tentu menggunakan iklan, maka orderan akan semakin banyak. Ketika orderan semakin banyak Kalian perlu staf yang menerima orderan dan mencatatnya atau Constumer Service, sehingga Kalian tidak salah dalam memberikan orderan.

Apakah Kita Bisa Mengirim Produk Kita Kekonsumen Ketika Kita Mulai Mengembangkan Bisnis?

Ketika Kalian sudah menjangkau seluruh Indonesia, tentu Kalian harus siap untuk mengirim produk Kalian kekonsumen diseluruh Indonesia. Biasanya hal yang paling menjadi kendala adalah di ongkos kirim.

Semisal usaha Kalian berada di Pulau Jawa, saat calon konsumen dari Pulau Sumatra melihat iklan Kalian dan tertarik dengan produk Kalian, tentu Kalian harus mengirim kesana. Namun, Kalian juga harus memikirkan ongkos kirim.

Terkadang harga ongkos kirim bisa menjadi lebih mahal dari harga produk Kalian, sehingga tidak menutup kemungkinan ini akan membuat konsumen Kalian batal membeli.

Cara terbaik untuk mengakali ini adalah dengan menyediakan gudang produksi yang tersebar di Indonesia. Tapi biaya untuk menyewa gudang, tentu harganya tidak sedikit.

Cara lainnya adalah dengan membangun jaringan seperti agen dropshiper. Cara ini banyak digunakan, karena selain bisa menekan biaya gudang, cara ini juga bisa membantu Kalian untuk mengurangi biaya iklan.

Atau dengan cara menyewa gudang online, seperti crewdible. Ini juga bisa menekan biaya gudang yang cukup besar. Dan Crawdible ini juga menggunakan system titip barang.

Apa Yang Harus Difokuskan?

Setelah Kalian tau tahapan dan sudah mempunyai gambaran. Tentu Kalian harus bisa menentukan mana yang menjadi titik fokus Kalian.

Jangan sampai ketika Kalian sudah memulai masuk dalam mengembangkan usaha, Kalian bingung dengan titik fokusnya.

 

Itulah cara mengembangkan usaha bisnis kecil Kalian. Dalam artikel ini tentu masih banyak kekurangan, Kalian bisa tambahkan dikolom komentar.

Kalian juga bisa menulis kritik dan saran serta pertanyaan pada kolom komentar. Kami akan berusaha untuk menjawab pertanyaan Kalian. Terima Kasih.

Posting Komentar